Selasa, 09 Desember 2014

jual sepatu online trinia

Yang mau lebih keren yang mau lebih kece ayo beli sepatu kece ini 
KETERANGAN: 250 k
                                                                                             keren,kece
                                                                                              nyaman dipakai
                                                                                              order murah
                                                                                              bisa request warna
yang pengen beli coment dan join blog ini ya,,
   
                                                                                             

Berbagai kuliner khas kota Boyolali

 
Boyolali adalah kota yang terkenal dengan susu sapinya tetapi masih ada beberapa makanan khasnya yang lain ..:
Boyolali terkenal juga sebagai Kota Soto, dengan banyak warung soto yang terkenal, seperti Soto Seger Mbok Giyem, Soto Sedap, Soto Rumput, Soto Ndelik, Soto Nggopir, Soto Ledhok, Soto Ompronx , Soto Mbok Sri depan SMK Dwija Dharma ,Rumah Makan Elang Sari.

Jadah adalah makanan tradisional yang mudah ditemukan di mana saja. Makanan ini terbuat dari ketan dan kelapa. Jadah Selo merupakan makanan khas daerah di Boyolali, tepatnya di kawasan Selo. Namun makanan ini baru terkenal sejak adanya jalu..
 
 

2. Nasi Jagung

Nasi Jagung Sarana Ritual Keselamatan Warga Merapi
Boyolali Sebuah tradisi turun temurun di lereng Gunung Merapi selama bulan Rajab berupa ritual tradisi selamatan nasi gunung hingga saat ini masih dilakukan masyarakat. Mereka percaya dengan selamatan nasi gunung, warga akan terlepas dari bahaya Gunung Merapi.Beberapa jenis makanan yang wajib dihidangkan dalam ritual tradisi nasi gunung, adalah nasi jagung, sayur bonggol pisang, sayur daun lumbu talas dan tempe gembus. Bahan makanan tersebut harus ada dan tidak boleh diganti dengan makanan lain. Pasalnya, warga mempercayai jenis makanan tersebut merupakan kesukaan dari penguasa Gunung Merapi.Penggunaan bahan makanan itu sendiri, seperti nasi jagung, dikarenakan jaman dahulu diwilayah Lereng Merapi masih langka beras yang ada nasi jagung. Untuk sayur bonggol pisang, tanaman ini banyak tumbuh di Merapi begitu juga dengan daun lumbu.Uniknya lagi, tradisi ini dilakukan disetiap rumah warga secara bergiliran. Ritual ini dilakukan adalah cukup sederhana. Yaitu, setelah seluruh hidangan tersedia, lantas seluruh anggota keluarga dan tetangga dekat dikumpulkan. Selepas Isya, Digelar doa bersama yang dipimpin tetua setempat. Setelah doa selesai, seluruh hidangan disantap bersama hingga habis.Doa kita supaya terhindar dari marabahaya Merapi, sekaligus nguri-nguri budaya leluhur dan biar guyub dengan masyarakat sekitar, ungkap Sarso (90), sesepuh Dusun Pentongan, Desa Samiran, Selo, Boyolali, kemarin.Sesepuh warga Lereng Merapi sendiri berharap tradisi ritual selamatan nasi gunung bisa terus dilakukan hingga anak cucu.

3. Dodol Susu

Dok.Timlo.net/ Nanin
Pernah merasakan Dodol Susu Sapi Segar? Nah, bila Anda penasaran, datang saja ke Wisata Alam Selo! Tidaklah sulit mencari dodol susu di sana. Harganya juga murah meriah, satu kotak berisi 8 biji hanya Rp 7 ribu. Anda bisa menikmatinya sambil melihat kemegahan Gunung Merapi. Dodol Susu, dari namanya saja sudah bisa ditebak, dodol ini terbuat dari susu sapi.Yapp. Dodol Susu saat ini sedang dikembangkan ibu-ibu di Dusun Petongan, Desa Samiran, Selo, Boyolali. Melimpahnya produksi susu sapi diwilayah ini tidaklah menyulitkan untuk bahan baku dodol, yaitu susu sapi segar. Salah satu pengerak pembuatan dodol susu, Murtiyah menceritakan, awal pembuatan Dodol Susu dimulai setahun lalu. Dimana saat itu, warga Dusun Petongan kesulitan memanfaatkan susu sapi yang melimpah. “Waktu itu kan harga susu anjlok, KUD bangkrut, bingung susunya maudiapain, akhirnya saya coba bikin dodol. Tidak begitu saja langsung berhasil, berulang kali saya eksperimen agar mendapatkan rasa yang pas,” ungkap Murtiyah saat ditemui di rumahnya, Minggu (20/1). Cara pembuatan Dodol Susu sendiri diakui Murtiyah tidaklah begitu sulit. Hanya untuk menciptakan cita rasa yang khas, membutuhkan waktu. Dodol Susu dengan bahan dasar susu segar, gula dan tepung. Susu segar direbus dahulu hingga mengental, setelah itu gula dimasukkan, dimasak hingga seperti karamel, kemudian tepung dicampur.Nah.. jadi sudah Dodol Susunya. Dari 3 liter susu segar menghasilkan 180 kotak kecil yang berisi 8 biji perkotaknya. Sementara untuk penjualan masih dilingkup lokal Selo.

4. Jenang Pecel

Jenang pecel adalah semacam modifikasi dari pecel sayuran pada umumnya. Pecel tidak lagi disajikan dengan nasi, melainkan dengan jenang. Jenang yang dimaksud disini sebenarnya adalah bubur sumsum (yang terbuat dari tepung beras). Untuk komponen pecelnya sama saja, terdiri dari aneka macam sayuran rebus yang kemudian diguyur dengan sambal kacang. Anda akan menemukan sensasi rasa yang unik ketika pecel yang teksturnya kaya berpadu dengan bubur sumsum yang lembut dan lumer di mulut. Jenang pecel ini adalah makanan tradisional khas dari Boyolali, tapi sayangnya sekarang sudah makin susah ditemukan. Jenang pecel biasanya dijajakan di warung-warung kecil yang ada di perkampungan penduduk, namun ada juga penjual keliling yang pakai gendongan. Terasa makin sedap ketika disajikan di atas pincuk, alas makan dari daun pisang. Makanan yang merakyat, enak dan murah meriah.

5. Kerupuk Rambak

Kerupuk rambak merupakan salah satu makanan khaskota Boyolali. Kerupuk rambak merupakan makanan ringan yang juga sebagai makanan pelengkap untuk nasi dan sejenisnya. Kerupuk yang satu ini tak kalah dengan kerupuk - kerupuk yang lain. Pemasarannya pun cukup mudah, karena banyak yang mengkonsumsinya. Untuk soal bahan berbahaya, kerupuk kami dijamin BEBAS dari bahan berbahaya seperti BORAK dan FORMALIN. Untuk soal rasa, kerupuk rambak kamilah nomor satu. Dijamin tak kalah bersaing dengan kerupuk rambak yang lain. Dalam proses pembuatannya, kami tidak menggunakan mesin canggih seperti Mixer atau Blender yang akan mengubah cita rasa kerupuk rambak.

Minggu, 07 Desember 2014

jam tangan online trinia



harga : 65 k
keterangan : new style
                   ada 10 warna
                   nyaman dipakai
                   anti air
                   murah
                   gratis box
    yang mau order coment dan join blog ini

Selasa, 02 Desember 2014

PUDING SUSU MURNI.




PUDING SUSU KELAPA MUDA

Bahan yang harus di siapkan :
  • Lapisan puding bawah
  1. Agar-agar putih 1 bungkus
  2. Susu Murni 3 gelas
  3.  Gula pasir 1/2 gelas (secukupnya)
  4. Vanille secukupnya
  5. Garam halus 1/3 sendok teh
  •  Lapisan puding atas
  1. Air 4 gelas
  2. Agar-agar merah 1 bungkus
  3. Gula pasir 1/2 gelas (secukupnya)
  4. Vanille secukupnya 
  5. Kelapa muda
  6. Garam halus 1/3 sendok teh

Alat yang harus di siapkan :
  1.  Panci
  2. Kompor
  3. Wadah/ tempat agar-agar
  4. Wadah cetakan/cup
  5. Penyerut
  6. Adukan
Cara pembuatan :
  1. Rebus susu segar dalam panci , aduk terus agar susu tidak pecah.
  2. Tuangkan agar-agar putih dan gula aduk sampai merata.
  3. Tambahkan garam dan vanille secukupnya. 
  4. Aduk terus sampai mendidih.
  5. Setelah mendidih tuangkan adonan ke dalam cetakan/ cup.
  6. Untuk menunggu adonan pertama dingin, kita membuat adonan ke dua.
  7.  Rebus air dalam panci.
  8. Tuangkan agar-agar merah, gula , vanille , dan garam secukupnya.
  9. Tunggu sampai mendidih . Kemudian angkat, tuangkan ke atas adonan berwarna putih.
  10. Tambahkan serutan kelapa muda di atasnya.
  11. Tunggu sampai dingin.                               
                                  SELAMAT MEM,BUAT..

tempat wisata khas boyolali


Tempat Wisata Boyolali

Tempat Wisata Pemandian, Boyolali

Tirto Marto Pengging, Wisata Boyolali
Tempat Wisata BoyolaliTempat wisata pemandian di Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono, sekitar 12 km dari Kota Boyolali, yang pada jaman dahulu hanya digunakan oleh Raja dan keluarga Kraton Kasunanan Surakarta. Di sini terdapat Umbul Ngabeyan yang merupakan pemandian Pakubuwono X, serta Umbul Dudo dan Umbul Temanten.
Umbul Tlatar, Wisata Boyolali
Tempat Wisata BoyolaliTempat wisata pemandian alam Umbul Asem dan Umbul Pengilon di Dukuh Tlatar, Desa Kebonbimo, Kecamatan Boyolali, sekitar 7 km arah utara Kota Boyolali, yang dilengkapi dengan panggung terbuka, rumah makan terapung, dan kolam pancingan.

Tempat Wisata Makam dan Petilasan, Boyolali

Makam Ki Ageng Kebo Kenanga, Wisata Boyolali
Tempat Wisata BoyolaliTempat wisata di Dukuh Pengging, Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono yang merupakan makam Ki Ageng Kebo Kenanga, yang masih merupakan keturunan raja-raja Majapahit.
Makam Ki Ageng Singoprono, Wisata Boyolali
Tempat Wisata BoyolaliTempat wisata di Desa Nglembu, Kecamatan Sambi, sekitar 15 km dari Kota Boyolali, dengan ratusan anak tangga menuju makam Ki Ageng Singoprono yang berada di puncak Gunung Tugel.
Makam Prabu Handayaningrat, Wisata Boyolali
Tempat Wisata BoyolaliTempat wisata ziarah makam yang berada di Dukuh Malang, Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono, yang juga masih merupakan keturunan raja-raja Majapahit.
Makam Raden Ngabehi Yosodipuro, Wisata Boyolali
Tempat Wisata BoyolaliTempat wisata ziarah makam di Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, yang berada di dekat Masjid Cipto Mulyo Pengging, salah satu pujangga Kasunanan Surakarta yang hidup di masa Pemerintahan Pakubuwono II, III dan IV.
Pesanggrahan Pracimoharjo, Wisata Boyolali
Tempat Wisata BoyolaliTempat wisata di Desa Paras, Kecamatan Cepogo, sekitar 6 km dari kota Boyolali, yang merupakan petilasan sholat Sri Susuhunan Paku Buwono X dari Kasunanan Surakarta.
Petilasan Ki Ageng Pantaran, Wisata Boyolali
Tempat Wisata BoyolaliTempat wisata ziarah di Desa Candisari, Kecamatan Ampel, sekitar 17 km dari Kota Boyolali. Ki Ageng Pantaran, atau Syeh Maulana Ibrahim Maghribi, dikenal masyarakat setempat ketika mendirikan Masjid Pantaran yang seusia Masjid Demak Bintoro, dan berhasil menemukan mata air besar di perut gunung Merbabu yang dikenal dengan nama Grojokan Sipendok.
Petilasan Ki Kebo Kanigoro, Wisata Boyolali
Tempat Wisata BoyolaliTempat wisata di Dukuh Pojok, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali, yang konon merupakan tempat petilasan Ki Kebo Kanigoro. Nama Kebo Kanigoro, putera dari Ki Ageng Pengging Sepuh, ditemukan dalam kisah fiksi Nagasasra – Sabuk Inten yang dikarang oleh SH Mintardja.

Tempat Wisata Waduk, Boyolali

Waduk Cengklik, Wisata Boyolali
Tempat Wisata BoyolaliTempat wisata di Desa Ngargorejo dan Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, sekitar 20 km dari Kota Boyolali dengan luas genangan 300 ha, yang dibangun pada jaman kolonial Belanda.
Wana Wisata Kedung Ombo, Wisata Boyolali
Tempat Wisata BoyolaliTempat wisata di Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, sekitar 50 km dari Kota Boyolali yang menyediakan Bumi Perkemahan, Hutan Wisata, Tempat Pemancingan, Rumah Makan Apung, dan Wisata Air.

Tempat Wisata Alam, Boyolali

Selo Pass, Wisata Boyolali
Tempat wisata di Kecamatan Selo, di sekitar gunung Merapi dan Merbabu, dengan pemandangan alam indah, dimana setiap malam 1 Suro diadakan acara Sedekah Gunung. Selo merupakan pos para pendaki sebelum naik ke Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

buah khas boyolali



Pepaya mempunyai nama latin Carica papaya dan termasuk dalam famili Caricaceae. Pohon pepaya ini berasal dari daerah Meksiko dan biasa di tanam di pekarangan rumah atau kebun. Buah pepaya yang sudah matang berwarna orange atau merah muda. Rasanya manis dan mengandung banyak air.
Meski buah pepaya termasuk buah yang murah dan mudah didapat, namun jangan pernah memandang remeh soal khasiatnya. Sejak dulu, buah pepaya dipercaya memberikan banyak manfaat bagi manusia. Baik untuk kesehatan maupun kecantikan. Saat ini banyak produk kencantikan berbahan dasar pepaya.

Sayur dan Buah Khas Boyolali

Sayur dan Buah Khas Boyolali


Pepaya

Pepaya mempunyai nama latin Carica papaya dan termasuk dalam familiCaricaceae. Pohon pepaya ini berasal dari daerah Meksiko dan biasa di tanam di pekarangan rumah atau kebun. Buah pepaya yang sudah matang berwarna orange atau merah muda. Rasanya manis dan mengandung banyak air. Meski buah pepaya termasuk buah yang murah dan mudah didapat, namun jangan pernah memandang remeh soal khasiatnya. Sejak dulu, buah pepaya dipercaya memberikan banyak manfaat bagi manusia. Baik untuk kesehatan maupun kecantikan. Pepaya tumbuh subur hampir di seluruh wilayah Kabupaten Boyolali, khususnya di Kecamatan Mojosongo yang menjadi pusatnya pepaya di Boyolali.

Matoa

 

Buah Matoa adalah buah Khas dari papua yang mana Pohon dari buah ini tergolong Pohon besar dengan tinggi rata-rata 18meter, dengan diameter rata-rata 100cm, Buah ini memiliki nama latin Pometia pinnata, Buah Matoa mempunyai bentuk kecil berwarna hijau ketika masih muda, dan saat sudah matang buah ini akan berwarna kuning kehitaman, Buah matoa memiliki kulit yang keras di luarnya, sekarang buah ini sudah menyebar keseluruh Indonesia maupun keseluruh daratan Rendah. Matoa tumbuh subur di sebagian  wilayah Kabupaten Boyolali.

 


Srikaya 

 

atau bisa disebut buah nona (Annona squamosa), adalah tanaman yang tergolong ke dalam genus Annona yang berasal dari daerah tropis.
Buah srikaya berbentuk bulat dengan kulit bermata banyak (serupa sirsak). Daging buahnya berwarna putih.
        Termasuk semak semi-hijau abadi atau pohon yang meranggas mencapai 8 m tingginya. Daunnya berselang, sederhana, lembing membujur, 7-12 cm panjangnya, dan berlebar 3-4 cm. Bunganya muncul dalam tandan sebanyak 3-4, tiap bunga berlebar 2-3 cm, dengan enam daun bunga/kelopak, kuning-hijau berbintik ungu di dasarnya.
Buahnya biasanya bundar atau mirip kerucut cemara, berdiameter 6-10 cm, dengan kulit berbenjol dan bersisik. Daging buahnya putih, menyerupai dan memiliki rasa seperti podeng.

Buah Naga
 

Buah naga (Inggris: pitaya) adalah buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan namun sekarang juga dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Taiwan, Vietnam, Filipina, Indonesia dan Malaysia. Buah ini juga dapat ditemui di Okinawa, Israel, Australia utara dan Tiongkok selatan. Hylocereus hanya mekar pada malam hari. Tanaman ini banyak di budidayakan di wilayah Kabupaten Boyolali khususnya di Desa Metuk Kecamatan Mojosongo.

Mangga

 

Buah Mangga atau yang sering juga kita sebut mempelam ini termasuk ke dalam marga Mangifera, yang terdiri dari 35-40 anggota, dan suku Anacardiaceae.Dan memiliki nama latin Mangifera Indica Mangga. selain banyak disukai oleh banyak orang karna mempunyai rasa yang sangat enak dan manis juga harganya sangat terjangkau karena buah mangga ini hampir disetiap rumah menanamnya karna tidak membutuh kan banyak perawatan khusus. buah mangga mempunyai banyak sekali manfaat untuk kecantikan maupun kesehatan untuk tubuh kita. Mangga tumbuh subur hampir di seluruh wilayah Kabupaten Boyolali.

Pisang


Pisang (Banana) adalah pohon jenis Terna (pohon dengan batang yang lunak dan tidak berkayu) dari suku Musaceae, yang tingginya mencapai enam meter, dengan batang yang kuat, dan daun-daun yang besar memanjang dan berwarna hijau tua. Buah pohon ini nampak dalam bentuk sisir-sisir, yang tiap sisirnya berisi (10 20) pisang, dan dalam buahnya tidak terdapat biji.

Daun Adas (Dong Adas)

Adas atau adas pedas (Foeniculum vulgare Miller, suku adas-adasan atau Apiaceae) telah lama dikenal sebagai salah satu komponen pengobatan tradisional. Minyak adas yang dikandung bijinya menjadi salah satu komponen minyak telon.
 

Daun Bawang 

 

merupakan jenis sayuran dari kelompok bawang yang banyak digunakan dalam masakan. Dalam seni masak Indonesia, daun bawang bisa ditemukan misalnya dalam martabak telur, sebagai bagian dari sop, atau sebagai bumbu tabur seperti pada soto.
image source :
pepaya
http://ramadhan.antaranews.com/berita/322782/hari-pertama-ramadan-pepaya-dan-nanas-jadi-incaran
Matoa
http://rindangsekali.wordpress.com/matoa/
Srikaya
http://fazryx-blog.blogspot.com/2013/04/manfaat-buah-srikaya.html
Naga
http://tentanggaibpusat.wordpress.com/artikel/
Pisang
http://tabeatamang.wordpress.com/2012/08/16/pasar-tradisional-kota-manado/
Mangga
http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/artikel/artikel-pertanian/591-teknik-budidaya-mangga-teknik-budidaya-mangga-mangifera-indica-l-l
Dong Adas
https://ranselhitam.wordpress.com/2013/07/
Daun Bawang
http://jurnalasia.com/2014/05/30/mengintip-peluang-bawang-daun/